Sunday, August 24, 2014

Kah Kau Bahagia? Ada Rindu

Kudengar kabar dari burung kolibri
Katanya engkau sedang berbahagia hati

Tidak ada yang lebih membahagiakan dari hal ini
Mendengar dan melihat orang yang ingin kubahagiakan, berbahagia
Seperti pagi ini kulihat dari pinggir sungai
Ribuan kupu-kupu beterbangan dengan bebas dan lepas
Ramai
Dari dalam hutan membumbung ke langit biru nan damai
Begitu juga semua yang ada di dalam diriku
Nun di lubuk hati
Sudah kulepaskan dan kubiarkan terbang dalam hamparan kemungkinanNya
Yang tak terbatas, hempas, luas
Masih dipinggir sungai yang sama
Beberapa waktu yang lalu juga kulihat seseorang sedang membuang secarik duga
Nama besar, sekarung amal baik dan segulung gelar
Kehormatanku pada sungai berlumpur
Yang mengalir deras menuju laut, membaur
Hancur
Mungkin sekarang semuanya itu sudah menjadi air madu
Bukannya jadi buih dalam deburan ombak samudera biru
Ungu warna hatimu
Menyibak secuil rahasia-Nya
Satu-satunya hal yang tersisa darinya hanya frasa
Cerita panjang lebar dalam kepala
Mengukir bersama jejak-jejak bisikan-Nya
Tak bermakna, lepas nun lekat
Ia
Yang lambat laun juga akan larut dalam guyuran hujan lebat
Hebat
Kita harusnya kuat
Dari kisah yang sama-sama kita pahat
Memanjat kisah di sudut waktu
Seperti katamu dalam keluhmu
Begitu pun kesahku
Ya.. Kita yang sama-sama merindu
Mau kubunuh saja kamu
Dan matilah juga diriku
Biar bertemu

No comments:

Post a Comment

Please give your comments here: